Peningkatan Keterampilan Membaca Untuk Menulis Melalui Metode Proyek


Agustini, Farida Sacta. 2010. “Peningkatan Keterampilan Membaca Untuk Menulis Melalui Metode Proyek Siswa Kelas III SDN Balongpanggang II Gresik Tahun Pelajaran 2009/2010 “. Tesis, Jurusan Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Siusana Kweldju, M. Pd, (II) Dr. Heri Suwignyo, M. Pd.

Kata kunci: Keterampilan membaca, keterampilan menulis, metode proyek, buku  kelas.

Siswa Kelas III SD berada pada masa transisi, mereka berada pada posisi tingkat akhir di kelas bawah (1, 2, dan 3) dan harus menguasai secara tuntas kompetensi dalam membaca dan menulis permulaan, disamping itu berada pada posisi tingkat permulaan di kelas atas (4,5, dan 6) dan harus siap untuk membaca dan menulis lanjut pada jenjang pendidikan di SD. Permendiknas no. 24 tahun 2006 tentang Standar Isi Pembelajaran di SD, di kelas III semester 2 aspek membaca difokuskan membaca pemahaman dan aspek menulis difokuskan pada menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri dengan pemilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunan huruf kapital, ejaan, dan pemakaian tanda baca titik yang benar dan menulis puisi berdasarkan gambar. Hal kontradiktif yang terjadi pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Kabupaten Gresik terjadi ketika mereka menceritakan pengalaman mereka secara lisan berbeda dengan secara tertulis melatar belakangi guru sebagai peneliti untuk mengangkat masalah  dalam tesis ini. Mereka bercanda dan bergurau menceritakan pengalamannya masing-masing tak mau ketinggalan dengan yang lain. Namun berbeda ketika mereka menceritakan pengalamannya secara tertulis. Hanya satu atau dua kalimat yang mereka tulis dengan baik dan benar.

Sejalan dengan latar belakang masalah tersebut, masalah dalam studi ini adalah “Bagaimanahakah proses dan hasil meningkatkan keterampilan membaca untuk menulis melalui metode proyek pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik? Metodologi penelitian yang digunakan adalah PTK dengan guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 semester dengan 1 siklus besar yang terdiri dari 8 kali pertemuan (8 minggu). Dalam 1 siklus besar itu terdapat beberapa siklus kecil, dan direfleksikan pada tiap pertemuan. Selama penelitian, prosedur/langkah-langkah pembelajaran dilaksanakan dengan metode proyek untuk menghasilkan buku kelas yang berisi kumpulan karangan sederhana siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik. Adapun pembelajaran terdiri dari membaca pemahaman dengan 2 kali evaluasi dan mengarang sederhana berdasarkan gambar seri dengan 2 kali evaluasi. Membaca pemahaman merupakan langkah awal untuk mengarang atau mengembangkan paragraf, sedangkan mengarang berdasarkan gambar seri adalah tindak lanjut menghasilkan karangan sederhana yang lebih baik.

Hasil penelitian peningkatan keterampilan membaca untuk menulis siswa kelas III SDN Balongpanggang Kabupaten Gresik menunjukkan hasil yang baik dan ada peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa dari 6,67 menjadi 7,64. Terjadi peningkatan prosentase keberhasilan aktivitas belajar siswa dari 72,65% menjadi 78,13%. Dan terjadi peningkatan prosentase keberhasilan aktivias guru yaitu dari 78,18% menjadi 83,60%. Peningkatan keterampilan membaca untuk menulis melalui metode proyek siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dikatakan BERHASIL.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kesimpulan yang dapat penulis sampaikan adalah: 1) proses pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan dengan baik dan ada peningkatan melalui langkah-langkah metode proyek yang meliputi; a. perencanaan, b. pelaksanaan, c. evaluasi, dan d. akumulasi/akhir. 2) hasil pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan dan terjadi peningkatan dari 6,67 menjadi 7,64 dengan pembelajaran menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri dengan menggunakan pilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunaan ejaan, huruf kapital, dan tanda baca titik. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat memberikan saran berikut: 1) untuk meningkatkan proses pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek pada siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan melalui metode proyek dengan langkah-langkah yang meliputi; a. perencanaan, b. pelaksanaan, c. evaluasi, dan d. akumulasi/ akhir. Metode proyek dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia meskipun pada kelas rendah, karena siswa dapat terlibat lebih aktif, mereka terbiasa bekerja sama dalam kelompok, dan bertukar pendapat, dan dapat menyelesaikan tugas dari guru pada waktu yang telah ditentukan. 2) untuk meningkatkan hasil pembelajaran membaca untuk menulis melalui metode proyek siswa kelas III SDN Balongpanggang II Gresik dapat dilaksanakan dan ada peningkatan dengan (rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa, dan tes hasil belajar siswa) pada kompetensi menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri dengan pemilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunaan ejaan, huruf kapital, dan tanda baca titik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: