Hubungan Kohesivitas Kelompok dan Kecerdasan Emosi dengan Komitmen Organisasi


Irawati, Debora. 2010. Hubungan Kohesivitas Kelompok dan Kecerdasan Emosi dengan Komitmen Organisasi pada Pengurus Organisasi Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Psikologi Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Adi Atmoko, M.Si, (II) Diah Sulistyorini, S.Psi, M.Psi

Kata kunci: Kohesivitas Kelompok, Kecerdasan Emosi, Komitmen Organisasi, Organisasi Mahasiswa UM

Komitmen organisasi diperlukan di dalam setiap organisasi tak terkecuali pada pengurus Organisasi Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang terdiri dari Organisasi Pemerintahan Mahasiswa (OPM) dan Organisasi Non Pemerintahan Mahasiswa (ONPM). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: 1) tingkat kohesivitas kelompok, 2) tingkat kecerdasan emosi, 3) tingkat komitmen organisasi, 4) hubungan antara kohesivitas kelompok dan kecerdasan emosi dengan komitmen organisasi pada pengurus Ormawa UM. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional dengan sampel 101 orang, diambil dengan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan skala kohesivitas kelompok, skala kecerdasan emosi, dan skala komitmen organisasi (reliabilitas alpha cronbach secara berturut-turut 0.922, 0.914, 0.912; koefisien validitas item  0.311 s.d 0.610, 0.310 s.d 0.594,  0.312 s.d 0.686).

Data dianalisis dengan teknik regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan positif antara kohesivitas kelompok dan kecerdasan emosi dengan komitmen organisasi pada pengurus Ormawa (R= 0.711, sig 0.000<0.025), pada pengurus OPM (R = 0.854, sig 0.000<0.025), dan pada pengurus ONPM (R = 0.741, sig 0.000<0.025). Artinya, semakin tinggi kohesivitas kelompok dan kecerdasan emosi maka semakin tinggi komitmen organisasi pada pengurus ormawa secara keseluruhan, OPM, dan ONPM. Tingkat kohesivitas kelompok pada pengurus ormawa kategori tinggi sebanyak 31 orang (30.7%), agak tinggi sebanyak 39 orang (38.6%), agak rendah sebanyak 25 orang (24.8%), dan rendah sebanyak 6 orang (5.9%). Tingkat kecerdasan emosi pengurus untuk kategori tinggi  11 orang (10.9%), agak tinggi sebanyak 34 orang (33.7%), agak rendah sebanyak 47 orang (46.5%), dan rendah sebanyak 9 orang (8.9%).Tingkat komitmen organisasi pengurus untuk kategori tinggi sebanyak 6 orang (5.9%), agak tinggi sebanyak 32 orang (31.7%), agak rendah sebanyak 39 orang (38.6%), dan rendah sebanyak 24 orang (23.8%). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi ormawa untuk meningkatkan koordinasi kelompok dalam mengerjakan tugas, menyelesaikan konflik berdasarkan kesepakatan bersama, saling memahami perasaan positif dan negatif antar pengurus dalam kerjasama. Pihak UM sebaiknya mengadakan diklat yang melatih teamwork dan kecerdasan emosi untuk calon-calon pengurus. Peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang berkaitan dengan komitmen organisasi atau ketiga variabel tersebut diteliti menggunakan bentuk penelitian eksperimen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: